Monday, March 30, 2009

NYONTRENG, WHY NOT..............?

Pemilihan umum telah memanggil kita
Seluruh rakyat menyambut gembira
Hak demokrasi pancasila
Hikmah Indonesia merdeka

Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya
Pengemban Ampera yang setia
Di bawah Undang-undang Dasar 45
Kita menuju ke pemilihan umum
(mars pemilu, jaman orba)


Pemilu 2009, tinggal menghitung hari, namun sungguh miris apabila banyak kalangan maupun orang masih bimbang bahkan apatis untuk menggunakan hak pilihnya 9 april nanti, sebagaimana dialog seorang rekan dengan rekan lainnya

rekan 1 : ,"bro..., 9 april nanti aq gak nyoblos"
rekan2 : "ya iyalah, gak noblos, sekarang kan nyontreng",
Rekan1 : " bukan seperti itu maksudenya, semenjak jaman orba hingga saat ini tidak ada perubahan brarti, gw kerja masih gini2 aja, bahkan udah berapa kali pemilu gw masih tetap jomblo gitu lho...", pokokna kalo gak ada uang dari caleg ato partai ngapain gw ikutan pemilu,......"
rekan2 : "kalo begitu, besok selama 5 tahun kedepan, lo kagak boleh protes, mengeluh kepada kebijakan pemerintahan apabila merugikan lo & rakyat pada umumnya"....

adalah wajar apabila sebagian dari kita cukup apatis, akan pemilu mendatang, apabila bercermin dengan hasil pemilu sebelumnya, kerjaan anggota dewan (katanya)terhormat, hanya absen kalo ada rapat, ato tidur ketika rapat, ato makelar proyek akhirnya tersandung KPK,


Eiiiitsssss, jangan apatis dulu, sebagai Warga negara yang baik hendaknya kita menggunakan hak pilih kita dengan baik dan bertanggungjawab

karena Pemilu merupakan perwujudan kedaulatan rakyat,dimana rakyat menggunakan hak pilih untuk menentukan pemimpin dan kebijakan publik, pemilu juga merupakan sarana partisipasi rakyat, serta pemilu yang berkualitas menjunjung tinggi kedaulatan universal (universal suffering)

oleh karena itu pemilu mempunyai pengertian
*bagi rakyat : merupakan mekanisme pendelegasian kedaulatan rakyat
*bagi Elit : mekanisme pergantian kepemimpinan/kekuasaan secara periodik & tertib
*Normatif : pemilu diartiskan sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia , jujur dan adil
*Pemilu juga mekanisme pemindahan berbagai macam perbedaan & pertentangan kepentingan dari masyakarat ke dalam lembaga legislatif & eksekutif untuk di bahas dan diputuskan secara terbuka dan beradab

Tujuan Pemilu :
1.Keterwakilan Politik :sarana untuk mimilih wakil dari kelompok masyarakat yang berbeda sehingga lembaga perwakilan merupakan cerminandari masyarakat yang berbeda-beda
2. Integrasi Nasional : kanalisasi perbedaan2 kepentingan, sehingga potensi konflik dapat diredam dan disalurkan secara efektif melalui lembaga perwakilan
3. Pemerintahan Efektif : karena mendapat legitimasi masyarakat

oleh karena itulah mengingat tujuan, partisipasi masyarakat dalam rangka menyuksekan pemilu merupakan hal yang penting dan di perlukan demi terwujudnya sebuah bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera baik materiil maupun spiritual.

meskipun demikian, bukan tidak mungkin angka partisipasi masyakarat akan dapat turun, hal ini di karenakan
1. Colon pemimpin ato wakil rakyat tidak sesuai dengan harapan
2. Tingkat kesulitan yang tinggi
3. Faktor Ekonomi
4. Sosialasi Kurang
5. Sengaja mengagalkan Pemilu

namun demikian , hendaklah kita tetap menggunakan hak pilih kita, karena sistem pemilu saat ini memungkinkan kita untuk lebih dekat dengan calegnya sehingga aspirasi kita dapat langsung tersalurkan....


bersambung.................

Thursday, March 26, 2009

SHE*
By Elvis Costello

She
may be the face I can't forget
a trace of pleasure I regret
may be my treasure or the price I have to pay
she may be the song that Solomon sings
may be the chill that autumn brings
my be a hounded tearful things
within the measure of the day.

She
may be the beauty or the beast
may be the famine or the feast
may turn each day into heave or a hell
she may be the mirror of my dream
a smile reflected in a stream
she may not be what she may seem
inside as shell

she who always seems so happy 'n proud
who's eyes can be so private and so proud
no one's allowed to see them when they cry
she may be the love that can and hope to last
may come to me from shadows of the past
that I remember till day I die

She
may be the reason I survive
the why and where for I'm alive
the one I'll care for through the rough and rainy years
me I'll take her laughter and her tears
and make them all my souvenirs
for where she goes I got to be
the meaning of my life is

she, she, she

*OST Notting Hill

Tuesday, March 10, 2009

SEKUNTUM MAWAR TUK MY MOM

point pertama : sehabis subuh kubaca lagi lembaran Maryamah Karpov, hingga bab "BUJANG LAPUK YANG TINGGAL BERSAMA IBUNYA; di salah satu bab tersebut di gambarkan bagaimana ikal hampir setiap pagi di beri "ceramah" Ibunya tentang apa yang sebenernya di cari oleh ikal seorang sarjana lulusan luar negeri pula, dengan memberikan gambaran tentang kawan2 sekampung ikal yang sudah keluarga dan hidup nyaman, tentram dan sentosa, meskipun dalam diam, sebenernya ikal ingin menjawab dengan menggunakan metode grafik equilibrium ekonomi, bahwa dengan situasi yang saat ini para penganggur terdidik tidak ada tempat di negeri ini, dan memang tidak ada hikmah di balik seorang pengganggur, namun baginya bukan berarti tidak punya cita-cita namun keadaanlah yang membuat dirinya tidak bisa berkembang, demikian komplain ikal

Point kedua : tadi siang kebetulan di warung ada lagu yang lumayan sedang hit dari Oppie Andaresta, yang berjudul I'am SINGLE and Very Happy, meskipun sesungguhnya aq tidak nyaman dengan judul tersebut, mestinnya di ganti dengan sometimes..he..he..he

apa hubungannya jal dengan diriku....? sebentar...?ok deh jelasin dua peristiwa di pagi sampai siang hari tadi mengingatkan kembali kepada my Mom, yang kebetulan hari ini berulang tahun ke 51, apalagi badanku saat ini tidak 100% fit,tentunya di rumah adalah pilihan logis untuk mendapatkan kenyamanan dan kehangatan seperti waktu kecil dulu

meskipun tidak seekstrim ikal, namun situasi yang dihadapi hampir mirip,hal tersebut hubunganya antara karir dan cinta (baca: pasangan hidup) demikian suatu ketika my Mom secara implisit bercerita...?

selama ini atau setidaknya beberapa bulan terakhir ini, kucoba untuk terus merenung, menanyakan kepada diri sendiri? tentang apa yang dicari? dan apa yang telah di dapatkan saat ini?

apabila yang menjadi ukuran adalah ukuran masyarakat sekarang yang cenderung hedonis dan materialis, atau berkaitan dengan kedudukan dan materi, tentunya yang di hasilkan saat ini, bagiku masih jauh dari harapan, dan hal tersebutlah menjadi Tembok Berlin atau Mental Blocking ketika mencoba untuk merajut cinta atau apalah namanya

hal tersebut pulalah yang terkadang membuatku sentimentil, apabila di kaitkan dengan dukungan dan support yang tiada tara dari my Mom, my Grandma, my Brothers,dsb, sedangkan aq sendiri merasa sudah terlalu lama belum memberikan suatu yang membanggakan bagi mereka...

oh ya berkaitan dengan hal tersebut, beberapa hari yang lalu, kebetulan ada stand Grafolog(melihat karakter dengan menggunakan tulisan tangan), secara iseng kutanyakan dengan mbak Jo penjaga stand, apa yang bisa di ketahui dari tulisan tanganku, jawabannya sungguh diluar dugaan, salah satunya...cukup openminded,creative but cenderung hati2 dan tidak ada ambisi

analisa tersebut tidak sepenuhnya salah, dan dapat menjadi evaluasi untuk di koreksi di masa mendatang,

terimakasih untuk semua orang yang telah menyintai dan menyanyangiku, terkhusus my Mom, HAPPY B'DAY....HAPPY B'DAY ....HAPPY B'DAY TO MY MOM, moga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kesejahteraan, dan maafkan ananda apabila saat ini belum mampu memberikan hadiah yang terindah dan terbaik, dan harapan ananda masih diberikan kesempatan untuk membalas semuannya, atau minimal membuat ibunda bangga dan tersenyum bahagia....., amien


Thursday, February 26, 2009

INDONESIA HOST WORLD CUP 2022, WHY NOT...?

Impian indonesia ke pentas dunia bukan mustahil, seandainya Indonesia di pilih menjadi Host Piala Dunia 2022, bagi sebagian masyarakat ragu akan keberanian PSSI mengajukan diri menjadi salah satu Host event sepakbola terakbar di dunia ini,hal ini didasarkan pada prestasi timnas yang masih belum memuaskan, organisasi yang carut marut, tingkat perekenomian indonesia yang belum menggembirakan

namun kenapa kita harus pesimis, Indonesia perlu Hal Semacam ini, untuk memastikan terjadinya peningkatan perekonomian dan prestasi timnas sekaligus apabila di renungkan,seandainya indonesia terpilih misalnya mengandung konsekuensi untuk membangun venues-venues yang bertaraf internasional, Membangun sarana prasarana pendukung seperti telekomunikasi, transporatsi, akomadasi dsb, dan juga membangun Timnas yang solid dan membanggakan

sehingga kita bisa membanyangkan di tahun 2022 nanti, kita mempunyai fasilitas venues bertaraf internasional yang tersebar di Indonesia, Infrastruktur modern, dan Prestasi Timnas yang tentunya membanggakan, hal ini tercapai apabila waktu selama 12 tahun digunakan untuk membangun kesemuanya itu secara sinergis dengan program pembangunan nasional yang terencana dan termonitor dengan baik tidak hanya oleh pemerintah,masyarakat namun juga FIFA

sehingga hal tersebut tentunya akan bermanfaat bagi peningkatan perekonomian, baik melalui investasi langsung, terbukanya lowongan pekerjaan, dan parawisata dsb sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta juga dapat meningkatkan citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan bermartabat di kancah internasioana;

semoga impian tersebut dapat menjadi kenyataan, amiin
bravo indonesia for host Piala dunia 2022. * go green world cup 2022*

Monday, February 23, 2009

TEBAR PESONA

Menjelang pemilu 2009, rupanya ada seribu cara yang di lukakan oleh calon anggota legislatif di negeri ini, yang mempunyai satu tujuan agar dapat di terima oleh masyarakat serta masyarakat memilihnya di pemilu tersebut,

ada hal cukup menarik apabila kita perhatikan di saat ini, hampir seluruh pepohonan di tempat jalan protokol hingga kampung-kampung serta publik space terpampang pula banyak baliho baik permanen maupun sementara, yang menampilkan wajah-wajah calon anggota legislatif yang bertarung memerebutkjan kursi di Pemilu mendatang

sebagian qta mungkin akan merespon dengan muak, karena mengganggu keindahan, disamping tentunya qta belum mengenal mereka secara langsung,apa kiprahnya dsb, namun jika diperhatikan cobalah perhatikan beberapa gambar di bawah ini....?

1. Ada beberapa caleg memanfaatkan ketenarannya anaknya atau bawa anaknya untuk manggaet para pemilih













2. Mencatut figur terkenal luar negeri, seperti pemain bola, karkater kartun, obama, dsb















3. Narsis bak pujangga, tokoh hero dsb















4. Mencatut keturunan keluarga............











5. Bergaya Metal






mungkin sebagian qta akan tertawa betapa "kreatifnya" usaha mereka untuk mendapatkan kursi di parlemen, menurut Bourdieu, bahasa kampanye mengandung makna untuk signes de richesse (dapat diapresiasi),dan signes d'autoratie (dipercaya dan dipatuhi) sehingga dapat dimaklumi apabila bahasa dalam kampanye mengarah ke persuatif, argumentatif-rasional, terkadang irasional, memohon-mohon, menyerang dan manipulatif

yang menjadi pertanyaan berikutnya akankah usaha mereka akan berhasil.....?so coba lihat nanti setelah tanggal 9 April 2009..?


*photo2 diambil dari berbagai sumber..

Tuesday, February 10, 2009

BANJIR, OH NO......:(

Pernahka kita terjebak banjir dan bagaimana ekpresi apalagi hal tersebut dialami oleh kita, tanggal 8 februari 2008, selama hampir sepuluh tahun, melakukan perjalanan dari semarang-pekalongan PP, baru kali itu mengalaminya,

semenjak dari Jrakah sebenernya sudah di beri peringatan dari sebuah tulisan di atas drum yang bertuliskan *kendal banjir, Jakarta lewat Boja* dan diberi tanda arah, namun tetap kuterjang, dari pengetahuan dan pengalaman selama ini memang di jalur pantura ada beberapa daerah yang rawan banjir, yakni di dekat kali Bringin Mangkang, deket pom bensin Nolokerto Kaliwungu, kali Brangsong, dsb, namun biasanya masih dapat dilalui kendaraan bermotor karena tidak begitu dalam dan paling jaraknya 100 an meter,

namun segala perkiraan akhirnya termentahkan, meskipun semenjak arteri kaliwungu sudah terlihat kemacetan total, namun tetap ku ke terjang dengan harapan bisa bertemu ibunda tersayang :), betul banjir telah meluap ketika memasuki sungai Brangsong, dan satu sungai lagi, namun masih di terjang kendaraan bermotor masih bisa, namun ketika memasuki selamat datang kota Kendal keyakinanku mulai runtuh, banjir setinggi lutut telah menghadang, dan didepan banyak kendaraan bermotor berhenti, baik yang karena mesinnya mati, atau tidak berani menerjang,

setelah berpikir dan berhenti sejenak, akhirnya ku terjang juga banjir tersebut, meskipun akhirnya kendaraan bermotorpun mati mesinnya, sambil dituntun sekitar hampir 1 km, hingga hampir jembatan di dekat polres kendal, setelah berhasil menghidupkan mesin, dengan keyakinan yang penuh, bertekad untuk melalui banjir tersebut, namun setelah berjalan 5 m, keyakinanku semakin punah, karena di depan banjir setinggi pusar menghadang, dan apabila di paksakan kendaraan akan tenggelam dan mesinnya pasti mati,

akhirnya motor ku parkir dan menanti siapa tahu dalam waktu dekat akan surut,dalam situasi demikian timbul kembimbangan akankah dilanjutkan perjalanan tersbeut mengingat perjalanan masih jauh atau kembali ke semarang, dengan kembali menerjang banjir yang tadi sudah terlewati, setelah menunggu hampir 5 jam, akhirnya kuputuskan kembali semarang

ada beberapa ekpresi ketika orang (setidaknya orang yang disekitarku)terjebak banjir,
  1. panik, dalam kepanikan ada orang yang mual, ada orang yang putus asa hingga berhenti dan tidak bergerak sama sekali, ada yang overconfidence dengan menerjang banjir hingga kendaraan motor tenggelam dan mogok, bahkan ada yang masuk ke sungai, akibat lewat troatoar, padahal troatoar di indonesia banyak yang berlubang, bahkan ada juga yang menyewa perahu, songkro/gerobak, yang disewakan seharga 25-50ribuan
  2. Lebai, sebagaian dari mereka ada yang telepon keluarga, atau kekasihna, dengan mendramatisasi suasana, dengan mengatakan banjir setinggi dada,dsb
  3. dan masih banyak ekpresi lain yang muaranya antara takjub dan putus asa
tak ayal kejadian tersebut menyebabkan kemacetan berpuluh-puluh km, di salahsatu jalur terpadat di dunia, yakni Pantura, dan ratusan juta rupiah kerugian ekonomi terbayang di depan mata

semoga kejadian tersebut takkan berulang kembali, dan kita sadar akan lingkungan kita, sehingga kita turut menjaganya, maha besar Allah SWT yang telah menunjukan KuasaNya, sebagaimana ayat Qur'an

"Kerusakan telah nampak di darat dan di laut kerana tangan-tangan manusia sendiri mengusahakan, supaya Dia merasakan kepada mereka sebahagian daripada apa yang mereka buat, supaya mereka kembali." (30:41)


yang menjadi pertanyaan berikutnya, akankah kita masih peduli?