Tuesday, March 10, 2009

SEKUNTUM MAWAR TUK MY MOM

point pertama : sehabis subuh kubaca lagi lembaran Maryamah Karpov, hingga bab "BUJANG LAPUK YANG TINGGAL BERSAMA IBUNYA; di salah satu bab tersebut di gambarkan bagaimana ikal hampir setiap pagi di beri "ceramah" Ibunya tentang apa yang sebenernya di cari oleh ikal seorang sarjana lulusan luar negeri pula, dengan memberikan gambaran tentang kawan2 sekampung ikal yang sudah keluarga dan hidup nyaman, tentram dan sentosa, meskipun dalam diam, sebenernya ikal ingin menjawab dengan menggunakan metode grafik equilibrium ekonomi, bahwa dengan situasi yang saat ini para penganggur terdidik tidak ada tempat di negeri ini, dan memang tidak ada hikmah di balik seorang pengganggur, namun baginya bukan berarti tidak punya cita-cita namun keadaanlah yang membuat dirinya tidak bisa berkembang, demikian komplain ikal

Point kedua : tadi siang kebetulan di warung ada lagu yang lumayan sedang hit dari Oppie Andaresta, yang berjudul I'am SINGLE and Very Happy, meskipun sesungguhnya aq tidak nyaman dengan judul tersebut, mestinnya di ganti dengan sometimes..he..he..he

apa hubungannya jal dengan diriku....? sebentar...?ok deh jelasin dua peristiwa di pagi sampai siang hari tadi mengingatkan kembali kepada my Mom, yang kebetulan hari ini berulang tahun ke 51, apalagi badanku saat ini tidak 100% fit,tentunya di rumah adalah pilihan logis untuk mendapatkan kenyamanan dan kehangatan seperti waktu kecil dulu

meskipun tidak seekstrim ikal, namun situasi yang dihadapi hampir mirip,hal tersebut hubunganya antara karir dan cinta (baca: pasangan hidup) demikian suatu ketika my Mom secara implisit bercerita...?

selama ini atau setidaknya beberapa bulan terakhir ini, kucoba untuk terus merenung, menanyakan kepada diri sendiri? tentang apa yang dicari? dan apa yang telah di dapatkan saat ini?

apabila yang menjadi ukuran adalah ukuran masyarakat sekarang yang cenderung hedonis dan materialis, atau berkaitan dengan kedudukan dan materi, tentunya yang di hasilkan saat ini, bagiku masih jauh dari harapan, dan hal tersebutlah menjadi Tembok Berlin atau Mental Blocking ketika mencoba untuk merajut cinta atau apalah namanya

hal tersebut pulalah yang terkadang membuatku sentimentil, apabila di kaitkan dengan dukungan dan support yang tiada tara dari my Mom, my Grandma, my Brothers,dsb, sedangkan aq sendiri merasa sudah terlalu lama belum memberikan suatu yang membanggakan bagi mereka...

oh ya berkaitan dengan hal tersebut, beberapa hari yang lalu, kebetulan ada stand Grafolog(melihat karakter dengan menggunakan tulisan tangan), secara iseng kutanyakan dengan mbak Jo penjaga stand, apa yang bisa di ketahui dari tulisan tanganku, jawabannya sungguh diluar dugaan, salah satunya...cukup openminded,creative but cenderung hati2 dan tidak ada ambisi

analisa tersebut tidak sepenuhnya salah, dan dapat menjadi evaluasi untuk di koreksi di masa mendatang,

terimakasih untuk semua orang yang telah menyintai dan menyanyangiku, terkhusus my Mom, HAPPY B'DAY....HAPPY B'DAY ....HAPPY B'DAY TO MY MOM, moga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kesejahteraan, dan maafkan ananda apabila saat ini belum mampu memberikan hadiah yang terindah dan terbaik, dan harapan ananda masih diberikan kesempatan untuk membalas semuannya, atau minimal membuat ibunda bangga dan tersenyum bahagia....., amien


Thursday, February 26, 2009

INDONESIA HOST WORLD CUP 2022, WHY NOT...?

Impian indonesia ke pentas dunia bukan mustahil, seandainya Indonesia di pilih menjadi Host Piala Dunia 2022, bagi sebagian masyarakat ragu akan keberanian PSSI mengajukan diri menjadi salah satu Host event sepakbola terakbar di dunia ini,hal ini didasarkan pada prestasi timnas yang masih belum memuaskan, organisasi yang carut marut, tingkat perekenomian indonesia yang belum menggembirakan

namun kenapa kita harus pesimis, Indonesia perlu Hal Semacam ini, untuk memastikan terjadinya peningkatan perekonomian dan prestasi timnas sekaligus apabila di renungkan,seandainya indonesia terpilih misalnya mengandung konsekuensi untuk membangun venues-venues yang bertaraf internasional, Membangun sarana prasarana pendukung seperti telekomunikasi, transporatsi, akomadasi dsb, dan juga membangun Timnas yang solid dan membanggakan

sehingga kita bisa membanyangkan di tahun 2022 nanti, kita mempunyai fasilitas venues bertaraf internasional yang tersebar di Indonesia, Infrastruktur modern, dan Prestasi Timnas yang tentunya membanggakan, hal ini tercapai apabila waktu selama 12 tahun digunakan untuk membangun kesemuanya itu secara sinergis dengan program pembangunan nasional yang terencana dan termonitor dengan baik tidak hanya oleh pemerintah,masyarakat namun juga FIFA

sehingga hal tersebut tentunya akan bermanfaat bagi peningkatan perekonomian, baik melalui investasi langsung, terbukanya lowongan pekerjaan, dan parawisata dsb sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta juga dapat meningkatkan citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan bermartabat di kancah internasioana;

semoga impian tersebut dapat menjadi kenyataan, amiin
bravo indonesia for host Piala dunia 2022. * go green world cup 2022*

Monday, February 23, 2009

TEBAR PESONA

Menjelang pemilu 2009, rupanya ada seribu cara yang di lukakan oleh calon anggota legislatif di negeri ini, yang mempunyai satu tujuan agar dapat di terima oleh masyarakat serta masyarakat memilihnya di pemilu tersebut,

ada hal cukup menarik apabila kita perhatikan di saat ini, hampir seluruh pepohonan di tempat jalan protokol hingga kampung-kampung serta publik space terpampang pula banyak baliho baik permanen maupun sementara, yang menampilkan wajah-wajah calon anggota legislatif yang bertarung memerebutkjan kursi di Pemilu mendatang

sebagian qta mungkin akan merespon dengan muak, karena mengganggu keindahan, disamping tentunya qta belum mengenal mereka secara langsung,apa kiprahnya dsb, namun jika diperhatikan cobalah perhatikan beberapa gambar di bawah ini....?

1. Ada beberapa caleg memanfaatkan ketenarannya anaknya atau bawa anaknya untuk manggaet para pemilih













2. Mencatut figur terkenal luar negeri, seperti pemain bola, karkater kartun, obama, dsb















3. Narsis bak pujangga, tokoh hero dsb















4. Mencatut keturunan keluarga............











5. Bergaya Metal






mungkin sebagian qta akan tertawa betapa "kreatifnya" usaha mereka untuk mendapatkan kursi di parlemen, menurut Bourdieu, bahasa kampanye mengandung makna untuk signes de richesse (dapat diapresiasi),dan signes d'autoratie (dipercaya dan dipatuhi) sehingga dapat dimaklumi apabila bahasa dalam kampanye mengarah ke persuatif, argumentatif-rasional, terkadang irasional, memohon-mohon, menyerang dan manipulatif

yang menjadi pertanyaan berikutnya akankah usaha mereka akan berhasil.....?so coba lihat nanti setelah tanggal 9 April 2009..?


*photo2 diambil dari berbagai sumber..

Tuesday, February 10, 2009

BANJIR, OH NO......:(

Pernahka kita terjebak banjir dan bagaimana ekpresi apalagi hal tersebut dialami oleh kita, tanggal 8 februari 2008, selama hampir sepuluh tahun, melakukan perjalanan dari semarang-pekalongan PP, baru kali itu mengalaminya,

semenjak dari Jrakah sebenernya sudah di beri peringatan dari sebuah tulisan di atas drum yang bertuliskan *kendal banjir, Jakarta lewat Boja* dan diberi tanda arah, namun tetap kuterjang, dari pengetahuan dan pengalaman selama ini memang di jalur pantura ada beberapa daerah yang rawan banjir, yakni di dekat kali Bringin Mangkang, deket pom bensin Nolokerto Kaliwungu, kali Brangsong, dsb, namun biasanya masih dapat dilalui kendaraan bermotor karena tidak begitu dalam dan paling jaraknya 100 an meter,

namun segala perkiraan akhirnya termentahkan, meskipun semenjak arteri kaliwungu sudah terlihat kemacetan total, namun tetap ku ke terjang dengan harapan bisa bertemu ibunda tersayang :), betul banjir telah meluap ketika memasuki sungai Brangsong, dan satu sungai lagi, namun masih di terjang kendaraan bermotor masih bisa, namun ketika memasuki selamat datang kota Kendal keyakinanku mulai runtuh, banjir setinggi lutut telah menghadang, dan didepan banyak kendaraan bermotor berhenti, baik yang karena mesinnya mati, atau tidak berani menerjang,

setelah berpikir dan berhenti sejenak, akhirnya ku terjang juga banjir tersebut, meskipun akhirnya kendaraan bermotorpun mati mesinnya, sambil dituntun sekitar hampir 1 km, hingga hampir jembatan di dekat polres kendal, setelah berhasil menghidupkan mesin, dengan keyakinan yang penuh, bertekad untuk melalui banjir tersebut, namun setelah berjalan 5 m, keyakinanku semakin punah, karena di depan banjir setinggi pusar menghadang, dan apabila di paksakan kendaraan akan tenggelam dan mesinnya pasti mati,

akhirnya motor ku parkir dan menanti siapa tahu dalam waktu dekat akan surut,dalam situasi demikian timbul kembimbangan akankah dilanjutkan perjalanan tersbeut mengingat perjalanan masih jauh atau kembali ke semarang, dengan kembali menerjang banjir yang tadi sudah terlewati, setelah menunggu hampir 5 jam, akhirnya kuputuskan kembali semarang

ada beberapa ekpresi ketika orang (setidaknya orang yang disekitarku)terjebak banjir,
  1. panik, dalam kepanikan ada orang yang mual, ada orang yang putus asa hingga berhenti dan tidak bergerak sama sekali, ada yang overconfidence dengan menerjang banjir hingga kendaraan motor tenggelam dan mogok, bahkan ada yang masuk ke sungai, akibat lewat troatoar, padahal troatoar di indonesia banyak yang berlubang, bahkan ada juga yang menyewa perahu, songkro/gerobak, yang disewakan seharga 25-50ribuan
  2. Lebai, sebagaian dari mereka ada yang telepon keluarga, atau kekasihna, dengan mendramatisasi suasana, dengan mengatakan banjir setinggi dada,dsb
  3. dan masih banyak ekpresi lain yang muaranya antara takjub dan putus asa
tak ayal kejadian tersebut menyebabkan kemacetan berpuluh-puluh km, di salahsatu jalur terpadat di dunia, yakni Pantura, dan ratusan juta rupiah kerugian ekonomi terbayang di depan mata

semoga kejadian tersebut takkan berulang kembali, dan kita sadar akan lingkungan kita, sehingga kita turut menjaganya, maha besar Allah SWT yang telah menunjukan KuasaNya, sebagaimana ayat Qur'an

"Kerusakan telah nampak di darat dan di laut kerana tangan-tangan manusia sendiri mengusahakan, supaya Dia merasakan kepada mereka sebahagian daripada apa yang mereka buat, supaya mereka kembali." (30:41)


yang menjadi pertanyaan berikutnya, akankah kita masih peduli?

Wednesday, January 21, 2009

OBAMA : SELAMAT BERJUANG KAWAN

.......which our success depends - honesty and hard work, courage and fair play, tolerance and curiosity, loyalty and patriotism - these things are old. These things are true.......(obama)


Antusias dan penuh harapan merupakan kata yang pas untuk menggambarkan inagurasi sang presiden terpilih Amerika Serikat, Barrack H Obama, 2,5 jutaan berkumpul di Capitol Hall, untuk menyambut dan mendengarakan pidato pertama Obama sebagai presiden AS ke 44, bahkan tidak hanya itu, hampir seluruh TV di Indonesia menyiarkan secara Live Inagurasi Obama, hal tersebut merupakan kali pertama bagi dunia pertelevisian di Indonesia menyiarkan event pelantikan Presiden di luar Indonesia secara Live

Bagi sebagaian masyarakat dunia tentunya menunggu apa yang akan di pidatokan Obama karena hal tersebut merupakan blue print apa yang dilakukan Obama ketika memimpin AS kedepan

Apabila kita menyimak Pidato tadi malam, Obama dengan penuh passion dan courage, mengajak rakyat Amerika Serikat untuk Optimis menghadapi situasi kehidupan ekonomi dan keamaan selama ini dilanda krisis, dengan memaparkan otokritik dengan kehidupan ekonomi di AS,dan kemudian mengajak rakyat AS untuk sadar dan bertanggung jawab sehingga AS kembali bangkit menjadi yang terdepan, dan disamping itu Obama juga turut menyinggung sedikit tentang perbedaan pendekatan dengan dunia muslim yang selama ini tidak akur dengan AS, "...To the Muslim world, we seek a new way forward, based on mutual interest and mutual respect....", namun cukup di sayangkan Obama tidak secara ekplisit mengutarakan pandagannya tentang konflik Gaza, memang hal tersebut bukan merupakan prioritas kebijakan Obama, namun setidaknya AS memiliki peran dan kunci penting untuk turut membantu terjadinya perdamaian di wilayah tersebut.

Bagi sebagaian orang pidato tersebut mungkin tidak sesuai dengan harapan, namun setidaknya Obama telah membuai harapan kepada masyarakat AS dan Dunia,dari semenjak kampanye hingga saat ini

dan kita tunggu kiprah Obama kedepan, memang di akui Obama bukan seorang Mesias, dan beban berat yang di pikul Obama tidak ringan, namun harapan selalu ada, meskipun jujur mungkin kita tidak berharap banyak menciptakan keadilan, perdamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat AS dan Dunia, terkhusus Indonesia yang pernah mengisi memori masa kecil Obama


download pidato obama di sini

Tuesday, January 20, 2009

Suara (ku berharap)
-Hijau Daun

Disini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu
Masih tanpamu

Bila esok hari datang lagi
Ku coba untuk hadapi semua ini
Meski tanpamu meski tanpamu

Bila aku dapat bintang yang berpijar
Mentari yang tenang bersamaku disini
Ku dapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan

*
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya

Suara dengarkanlah aku
Apakah aku slalu dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya

Kalau ku masih tetap disini
Ku lewati semua yang terjadi
Aku menunggumu Aku menunggu

Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya

Suara dengarkanlah aku
Apakah aku ada dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya