Wednesday, July 22, 2015

NGEBOLANG KE TUMASIK PART III

pagi ke 3 di negeri singa, hasrat ke Kuala Lumpur semakin membuncah, PRnya terminal menuju ke Malaysia di jl. Queen, belum ketemu, padahal menurut info tidak jauh dari masjid sultan, dan bugis street, ditambah  hujan turun semakin deras, membuat perasaan smakin gegana :),
akhirnya pagi itu stelah sholat shubuh di masjid sultan, kulanjutkan explore di sekitar kp. glam, dengan harapan bisa mencari petunjuk kemana arah terminal bus tersebut,namun sayang disayang petunjuk masih negatif namun hikmahnya beberapa area dikampung glam yang menjadi destinasi rekomendasi beberapa situs traveller bisa terjelejahi, bahkan juga menemukan sebuah toko/pabrik coklat khas singapore stelah mengikuti rombongan wisawatan dari tiangkok, akhirnya kulanjutkan ke hostel untuk sarapan, dan aq tunggu ampe pukul 09:00, if hujan belum reda, maka jadwal ke KL kucancel, dan extend menginap di hostel tersebut ampe 2 malam kedepan 

n pukul 09:00 hujan belum reda, akhirnya kuputuskan untuk extend 2 malam kedepan, untungnya dapat diskon 10 sgd dari pesan pertama, lumayan, bahkan mbak dea sang resespsionis menyambut positif rencanaku melancong ke malaysia, coz disana katanya lebih murah, ya bagaimana tidak lebih murah harga sama dengan kurs berbeza dengan selisih yang lumayan bagi kantong qta..hehehe

untuk mengobati perasaan gegana tersebut akhirnya kucoba jalan kaki dari hostel, menyusuri victoria street menuju orchard road, destinasi pertama jelas bugis junction n bugis street pre memories, karena
kemaren udah kesana, dilanjut ke National Library, di seberang bugis junctions, sambil dag dig dug, akhirnya aq masuk kedalam perpustakaan yang terdiri dari 2 blok, dengan tinggi 16 lantai, ya kesan pertama perpustkaan ini sangat nyaman, dengan desain interior yang cozy, yang memungkinkan untuk orang berlama-lama di perpustakaan, yup meskipun hari minggu, ternyata banyak juga pelajar, mahasiswa, keluarga, dan senior citizent mengunjunginya,selain koleksi relatif lengkap,baik berupa koleksi buku, jurnal, surat kabar, majalah, multimedia, dsb bahkan disalah satu sudut ruangan disiapkan taman bacaan yang benar-benar desainya berupa taman/hutan buatan yang membuat betah para balita dan anak-anak untuk mengunjugi perpustakaan, bahkan yang lebih asik lagi perpustakaan nasional tersebut mempunyai event dan jadwal yang lumayan padat baik di gedung tersebut, maupun perpustakaan yang lebih kecil di tingkat communities (baca: mungkin setingkat kabupaten) ....perlu kiranya para pengelola perpustakaan di negeri kita untuk belajar kesana bagaimana menciptakan perpustakaan yang ok punya

setelah sedikit puas kulanjutkan perjalanan, disamping perpustakaan nasional, rupanya ada Brass Basah Complex, kalo di Yogya mungkin namanya shoping, kalo di jakarta kwitang, yup deretan kios/toko penjual berbagai macam jenis buku hingga soal-soal masuk ujian sekolah maupun universitas ada, perjalanan dilanjut sampai keperempatan brass basah street, diseberang sana SMU (sekolah menengah umum..hehehe tentu bukan yanag bener singapore management university) yang membuat seidikit kaget, disalah satu gedungnya /aulanya menggunakan nama yang familiar bagi qta yup betur..Mochtar Riyadi...do you know lah siapa beliau, :),

menyeberang sejenak akan ketemu bangunan bersejerah nan eksotis, CHIJMES, setelah itu dilanjut menyusuri Brass Basah Street, didekat stasiun MRT brass Basah ada Singapore Art Museum, berhubung masih pagi, museum kayaknya belum dibuka kemudian lanjut jalan kaki, menyebrang bencoolen street,dan menysusuri akhir brass basah street, disebrang SOTA (Scool of the aRT) tampaklaah orchard street yang masyhur tersebut:), n di ujung jl tersebut tentu ada Plaza Of singapore yang didalamnya ada stasiun MRT berbagai line Dhoby Ghout, maksud hati pingin maksi dan istirahat sejenak, namun akhirnya dengan sebotol air mineral kulanjutkan perjalanan,coz waktu udah dhuhur nich, saatnya mencari masjid, kemaren teringat salah satu sudut orchard road ada papan petunjuk ke arah masjid al falah, namun stelah ketulusuri papan petunjuk tersebut koq gak ketemu masjidnya, akhirnya aq kembali ke orchard road, ( baru kutahu stelahnya masjidnya  ada dilantai satu gedung komersial di jl. bideford,coz prespsi awalku ya seperti masjid2 pada umumya ada kubah, dan menara, makane gak ketemu, padahal tadi mestinya melewati)

stelah kemaren disisi kiri ,sekrang menyebarang disisi kanan, stelah agak capek, akhirnya duduk-duduk di depan ngeahn city, sambil memandangi mbah-mbah yang berstreet performances, stelah maayan seger, sambil ngechek peta akhirnya kuputuskan ke chinatown, coz disana ada jl. mosque, masjid jamek chulia, jalan kaki...hehe tentunya tidak naek MRT lah, kebetulan di sampingnya ada stasiun MRT orchard road, sebenrnya jalan kaki mungkin ok juga coz tadi spanjang jl. bras basah, ampe orchard banyak sekali traveler yg jalan kaki coz perasaan lelah n capek seperti sirna sudah coz banyak yg senasib seperjuangan hehehe

singkat cerita sampailah di stasiun mrt china town,exit langsung ketemu jl. pagoda, deretan penjual souvernir, dan warung makan dengan arsitektur dan suasana pecinan yang khas menyambutnya, setelah sholat dhuhur dan istirahat di masjid jamek chulia, mengekplore sejenak kawan chinatown, disamping masjid tersebut, ada kuil sri mariaman temple, kemudian disebelah sana sedikit ada budha tooth relic temple and museum, stelah puas, kulanjutkan membeli souvenir yang konon katanya lebih murah, ya bener saja, untuk gantungan kunci di tempat lain 10 sgd dapat 4 set, di chinatown bisa dapat 5 set, dan yang menarik lagi bagi pengemar tin-tin, ada 1 kios khusus yang menjual pernak pernik tin-tin

yup untuk mengefektifkan waktu akhirnya kulanjutkan naik MRT, menuju Harbour Front, awalnya penasaran disana ada apa saja, jebolno setelah keluar pintu di VIVO CITY, n merupakan transit area ke santosa island dan universal studio,n sehaarian belum makan keuputuskan untuk memesan paket mc D untuk menganjal perut, stelaah keluar dari vivo city, n du
duk-duduk menghadap pulau sentosa,kurenungkan akankah aq menyeberang hingga sana untuk sekedar selfie di depan tulisan universal studio...hahaha ta pikir gak banget deh, apalagi sendirian :),atau menyeberang ke pulau batam....ok next rip kayaknya menarik....yo wislah akhirnya qu cari masjid aza coz tadi di exit MRT ada 1 pintu mengarah ke masjid Tumenggung daeng Ibrahim, y stelah menyebarang jalan yang sangat rame, akhirnya sholat dan melepas lelah di masjid tersebut, dan yang menarik di masjid tersebut berbendera Kesultanan Johor, dan disebelahnya ada makam2 raja kasultanan johor di telok belangah, ya masuk akal juga sejaraah singapore tidak terlepas dari jaman-jaman kerajaan dahulu sriwijaya, majapahit, dan kesultanan Johor..:)

setelah puas kulanjutkan naek MRT ke Bayfront, awalnya aq gak tau juga disana apa aja, stelah nyampe baru ngeh keluar di marina bay sands, n dideket itu ada garden bay, n art science museum,dsb, dan aq teringat ada pertunjukan gratis setiap hari didaerah itu tapi lokasine dititik mana, dan jam berapa, aq gak tahu, akhirnya kuputuskan untuk duduk tepian marina bay aza, kebetulan viewnya bagus n    
sangat menarik menyaksikan lampu-lampu dideretan gedung itu mulai menyala ketika senja tenggelam,dan ada fasilitas bangku nyante seperti dikolam renang/pantai, apalagi disebelah sana cukup ramai para pendukung malaysia, philipina dan singapore, yang menyaksikan penyerahan medali seagames cabang layar, setelah hampir putus asa dimanakah pertunjukan gratis "song of the sea" tersebut, akhirnya kulanjutkan jalan kaki melawati street performance gadis shanghai, menuju ke art and science museum, namun sbelum nyampe kesana, kulihat ratusan orang duduk dengan tertib mengarah ke satu titik, akhirnya aq ikut duduk aza n menebak apakah diarea ini  "song of the sea "tersebut, yup beberapa menit kemudian pertujukan di mulai, dan keren, kombinasi sinar laser, air mancur dan music benar-benar membuat takjub sebagian besar pengunjung, setelah pertunjukan usai, ku ikuti arus para pengujung itu kemana dan rupnya sebagian besar pengunjug itu akan memutari marina bay, tapi ok lah why not, coz seetelah melawati art n science museum, menyebarng helix bridge ( jembatan berbentuk DNA) yang benar-benar amazing di waktu malem, kemudian setelah sampai akan melewati tribun untuk F1, n desingan F1 dan hiruk pikuk penonton kayaknya masih terasa, coz melintasi track untuk f1, n kalo mau bisa mencium  aspal sirkui F1 itu seperti apa...hehehe

kemudian stelah itu akan ketemu esplanade theatre yang dibawahnya ada mall dan food court, tapi yang sangat menarik ada pula esplanade outdoor theater, dan kita dapat menyaksikan aneka ragam acara, pas saat itu ada konser NUS simphony orchestra kalo ndak salah, dan benar-benar menghibur, bahkaan salah satu kaarya populer AKB 48 "heavy rotation" diaransemen dengan baik sehingga mendapat aplaus dari para penonton, stelah pertunjukan usai jalan kaki lagi menyeberangi jubilee bridge menuju patung merlion di waktu malem, ..ya kawasan marina bay, dimanapun sisinya, kayaknya menjadi tempat teromantis di dunia, apalagi dikala malam andaikan ada kamu  ya kamu disisiku kayaknya syahdu hehehehe ( tapi kamune sopo? ikulah masalahnya? cekakak)

apabila masih belum puas bisa dilanjut menyebarang anderson bridge, kemudian menyeberang balik melalui cavanagh bridge, melintasi singapore river, meskipun sebenere kalo tak lihat peta gak efektif, tanpa menyebarang menyusuri fullerton road akan ketemu stasiun MRT rafless, tapi kayaknya kurang afdhal juga tanpa menyebarangi jembatan yang eksotis tersebut, suasana singapore river, coz di sisi dan seberangnya sebenarnya ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi, seperti asian civilization museum, victoria concert hall, patung stamford rafles, daulhasie obeliks, gedung parlemen, aatau deretan food court di sepanjang sungai itu dan masjid maulana mohamad ali (yang aq cari gak ketemu, jebolno setelah chek bentuknya juga gak seperti umumnya masjid :) )

singkat cerita stelah naik mrt dari rafles turunlah di stasiun mrt bugis, stelah kuamati beberapa pintu keluar akhirnya kucoba lewat pintu keluar queen street terminal, stelah jalan kaki dengan perasaan yang lebih tenang, terlihatlah papan petunjuk ke arah terminal, whaaaaat bukanya setiap hari aq lewat kawasaan itu, dan baru ngeh kalo itu terminal, coz persepsi awalku disanaa adalah tempat parkir bus pariwisata, coz bentuknya gak semegah terminal dinegeri qta, oklah dengan tertawa ngakak n memengangi kepala, kupekikan malaysia i am coming..:)

n malem itu kuakhiri dengan makan malam yang lezat nasi biryani + es teh tarik, di zam-zam resto, kemudian sholat isya di masjid sultan dan tanpa sengaja bertemu traveller dari solo yang membawa istri dan anak yang masih batita.bener2 worth it hari itu....:)

bersambung..




Monday, July 06, 2015

NGEBOLANG KE TUMASIK PART II

malam semakin larut, kugunakan untuk browsing penginapan utk esok hari, n kayaknya rencana KL aq tunda dulu, coz mempertimbangan kondisi tubuh, n sikon coz aq belum tau samasekali situasi woodlans, n perbatasan dengan malaysia seperti apa n kemungkinan sampe sana dini hari, sehingga demi ke
nyamanan dan keamanan aq tunda aja dan berdasarkan perhitungan semifinal sepakbola selesai pukul 23:00, n penginapanku saat ini udah gak bisa ekstend utk esok udah full book, so ya mau tidak mau harus nyari penginapan lain

setelah browsing akhirnya kupilih yang deket dengan masjid sultan, dengan pertimbangan bisa dengar adzan n sholat jamaah mungkin...:),  setelah sukses booking untuk 1 malam lagi, coz paginya bisa langsung berangkat ke KL apabila garuda muda kalah dari thailand,  ..eits belum punya tiket besok untuk semifinal, akhirnya ku browsing situs resmi seagames untuk booking tiket, coz pertimbangane aq gak tau pasti apakah ada loket penjualan langsung di stadion seperti halnya di indonesia, pengalaman 2011 aq ngantri hampir 3 jam di senayan, akhirnya ku booking secara online, n setelah dapat konfirmasi, tiket dikirim via email, n saatnya tidur dengan tenang

sebelum check out 11:00, kucoba ekplore di daerah penginapan, bangun pagi, mandi kemudian dilanjut jalan2 ke singapore sports hub dimana salah satunya terdapat stadion nasional, ya itung-itung nanti malam bisa tahu situasinya coz kan gak lucu kalo nanti malam gak jadi nonton bola gara2 kesasar...singkat cerita akhirnya sampailah di singapore sports hub, yang cukup luas, aq kelilingi stadion nasional itu n ya bener-bener keren juga, selain stadion, didalamnya ada mall (Kallang Wave), dan ditambah beberapa venue indoor ,aquatic center, serta di seberangnya terlihat kallang river dengan back ground gedung2 tingi, singapore flyer, serta pula kallang leisure park ,plus stasiun MRT, n coz bertepatan dengan seagames di sekitar tersebut juga banyak event dari seagames carnival, bazar, serta pula balon udara untuk menarik para pengunjung, yup i think benar-benar amazing, coz kedepanya apabila tidak ada event olahraga, wilayah itu tetap akan rame karena menjadi tempat wisata, yang didukung dengan sarana prasana yang relatif lengkap.
jam tanganku menunjukan pukul 10:00 saatnya berbegas untuk check out, dari stasiun mrt stadion menuju ke stasiun Kallang, coz berbeda lines so mesti ganti line di stasiun Paya Lebar, berhubung aq katrok n lupa, pas nyampe paya lebar mestinya langsung ganti line ke EWS eh malah keluar stasiun, n ketika sadar aq masuk lagi ke stasiun kartuku ditolak n harus isi ulang lagi, ya udah lah berarti rugi beberapa sen nih, y wis lah untuk mengobati kekecawaan aq ekplore dekat paya lebar stasiun, selain mall, kulihat didepanya ada kantor pos besar Singapore, n disampingnya ada lifelong leaning institute (dalam hatiku oh ini lah yg mungkin jawaban pertanyaan di negera tersebut usia harapan hidupnya lebih panjang), n setelah beberapa kali memutari stasiun paya lebar, ketemukan warung yang rata-rata harga masakanya 2-2,5 SGD, anambas cafe, bagai pucuk ulam pun tiba akhirnya aq pesan nasi lemak+ ayam goreng+ sosis, n es Teh O yup sarapan yang ok n mengenyangkan, setelah kemaren hanya makan roti dan burger...
singkat cerita setelah check out dari hostel cozzy lodge di geylang road, dilanjutkan jalan-jalan sambil menunggu jadwal check in jam 14:00, kupilihlah orchard road, yang termasyhur sebagai surga belanja, coz sepanjang jalan berjajar pulau-pulau eh mall-mall maksudnya, setelah berjalan sepanjang orchard road hingga sampailah ke salah satu mall yang baru kutahu didalamnya ada stasiun mrt dhobby gout, (stasiun pertukaran berbagai line mrt), kenapa gak dilanjut ke Little india kemudian dilanjut ke Bugis coz berdasarkan peta yang aq bawa bisa dibuat searah, oklah akhirnya naiklah MRT menuju little india, setelah keluar sempet bertanya ngapain aq kesini, tapi ya udahlah akhirnya aq ekplore wilayah tersebut, bangunan khas dan wangi-wangian ala india menyambutnya, setelah berjalan menyusuri kemana kaki melangkah terlihatlah TEKKA Centre, ya semacam food court n relatif murah rata 2-3 SGD, berbagai jenis masakan ada, dari india, melayu, china dsb, dan yang keren dipisah antara yang halal dan haram bahkan tempat naruh piring kotorpun ikut dipisah, n berhubung sudah kenyang aq pesen 1 teh tarik aza seharga 1 SGD, ditempat lain antara 1,5-3 SGD untuk melepasakan sedikit dahaga, n setelah melewati little india arcade (tempat oleh2 ), Kuil sri veeramakaliamman dibangun 1885 ,  akhirnya kutemukan jl. serangoon, bukanya ini kalo lurus terus akan ketemu mustafa center, yang menurut info mall 24 jam, murah meriah dan banyak coklat itu , setelah jalan kaki beberapa waktu akhirnya terlihatlah Masjid Anguilla istirahat dan sholat, n stelah usai keluar masjid eh diseberang jalan rupanya mustafa centernya udah kelihatan, ya akhirnya masuk ke mustafa center, ya mall ini mungkin ramai coz menjual berbagai kebutuhan sehari2 seperti sembako,dsb, n benar saja di lantai 3 kalo gak salah berak-rak coklat berbagai merk dan ukuran sangat mengoda, dan diseberang lainya ada beberapa rak khas oleh-oleh singapore
setelah puas ekpolore mustafa center, di jl syed alwi, akhirnya kulanjutkan jalan kaki menuju hostel yang aq pesen sleppy kiwi di bussarah street berdasar peta tinggal jalan lurus aza, n sepanjang jalan  ada serombongan supporter thailand yang akan nonton semifinal juga nanti malam, n ketika berhenti diperempatan ada satu orang supporter thailand berdoa dihadapan dewa ganesha kalo ndak salah yang berada di pinggirjalan, setelah itu kami mengobrol sebentar n saling memberi semangat smoga pertandingan nanti malam berjalan lancar n fight...hehehe, akhirnya kami memisahkan diri coz hostel tempatku menginap tinggal menyebrang jalan sedangkan mereka akan melanjutkan perjalanan ke chinatown n kemudian dilanjut ke stadion.

stelah check in di hostel, istirahat sejenak, n mandi, kuputuskan langsung jalan lagi, tapi apa daya rupa-rupanya telapak kaki lecet-lecet, coz sepatu yang aq bawa dari indonesia sudah rusak, akhirnya mau tidak mau harus beli sepatu baru ni, ya akhirnya sebelum ke stadion mampir ke bugis street kembali n beli kasut seharga 35 SGD, awalnya aq kaget mahal amir kalo dikurskan ke rupiah, tapi ya wislah mau gimana lagi, apalagi taciknya memberi service tambahan menalikan tali sepatu hehehehe, n sepatu itu meskipun keliahatannya biasa aza, ternyata cukup nyaman n benar-benar anti air..worth it lah :)

coz kick off dimulai pukul 20:00, n sekarang menunjukan pukul 17:00 lebih, kayaknya sip nih liat sunset di Patung Merlion dulu, n ta liat di peta mrt nyabarang jembatan ada stasiun yang se line ke stadion, akhirnya kulanjutkan naek mrt n turun di Raflles, setelah jalan lingak-linguk sebentar ini patungnya dimana? memang sih berdasar peta n info patungnya dari rafless agak rumit rutenya, tapi setelah kutelusuri petunjuk itu sepetinya ok juga, coz dari raflles, nyabrang akan ketemu singapore river, disana ada food court dimalem hari, terus ada jembatan-jembatan eksotis seperti anderson bridge, elgin bridge, n cavanagh bridge terus juga ada kawasan gedung-gedung model eropa serta pula Fullerton hotel, setelah menyebarng jembatan besar, akhirnya ketemulah patung merlion itu yang menjadi landmark negeri tumasik berlatar belakang marina bay nan eksotis :)

ta terasa waktu udah menunjukan pukul 18:30 sudah saatnya ke stadion, stelah jalan kaki menuju stasiun esplanade yang lumayan jauh juga menuju stasiun mrt stadion, nyampe stadion pukul 19:30, n tak pikir lancar-lancar aza, eh di pintu pertama langsung dihalau petugas coz mis komunikasi,n diminta ke loket penjualan tiket, akhirnya menuju ke loket penjualan tiket, yang sudah habis tiketnya, dan kutunjukan tiket yang dikirimkan via email, n kata petugasnya it's ok, nanti ketika masuk tinggal nunjukan email tersebut n dipindai barcodenya. demikian kata petugas tiketnya...wow keren juga ini sistemnya, kemudian kembali ke pintu 1 dan kutunjukan email tersebut, stelah itu baru diperbolehkan masuk, setelah jalan kaki cukup jauh, akhirnya samapilah di pintu ke dua, hampir saja bersitegang dengan petugasnya ssetelah kutunjukan email tiket tersebut, si petugas ngotot untuk minta di print, gila aza dimana tempat ngeprintnya, kata petugasnya di kantor pos....whaattt jauh amir (kebayang tadi kantor pos letaknya 3-4 stasiun MRT dari stadion), trus kejelaskan informasi dari petugas loket,  kata petugas tiket tadi ndak masalah coz tinggal nunjukin barcodenya aza, akhirnya ada petugas yang lebih senior langsung membolehkan masuk,  dengan mengucapkan thank you,kulanjutkan ke pintu terakhir, benar saja di pintu masuk terakhir stadiun disediakan alat pemindai, n tinggal kuserahkan androidku, n kutunjukan downloadan email tiket tersebut n ok , akhirnya bisa mendukung garuda muda secara langsung di stadion,
ya sekilas stadion tersebut cukup megah, bersih, dan keren, n yang menarik sebelum pertandingan diputar lagu-lagu yang ngehits dari indonesia maupun thailand,salah satunya lagunya Goyang Inul,   bener-bener panitia mengemas pertandingan secara entertainment, ya meskipun akhirnya indonesia di bantai 0-5, namun tetap bangga atas perjuangan evan dimas dkk, setelah keluar dari stadion petugas-petugas tadi mengucapkan banyak terima kasih telah hadir ke stadion, dan menujukan arah kemana jika naik taxi atau MRT, yang tadinya dongkol akhirnya luruh juga dengan senyuman dan pelayanan prima para petugas/relawan yang didominasi para cewek tersebut, n hal tersebut belum pernah kualami ketika nonton langsung stadion di tanah air, salut:), n hal positif tersebut kiranya dapat menjadi inspirasi bagi Indonesia yang menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018 nanti



BERSAMBUNG...

Saturday, July 04, 2015

NGEBOLANG KE TUMASIK part I

Impian untuk ngebolang/mbackpacker ke negara -negara Jiran, sebenernya udah berseyamam semenjak setahun lalu, namun entah kenapa setiap rencana yang telah disusun nirealisasi, mungkin kendala waktu yang belum sesuai atau bisa jadi mental yang belum setebal baja,ataupula kesulitan menyusun itenary dan negara mana yang dituju alias labil, sehingga slalu tertunda-tunda hingga akhirnya moment itu datang, cuti nyadran plus momen perhelatan seagames kayaknya klop,n itung  mendukung garuda muda yang tengah terluka stelah sanksi fifa....(halah).

akhirnya dengan sedikit demi sedikit mengumpulkan keberanian,  dimulailah langkah pertama yakni mencari tiket (baca: murah) ke negeri tumasek alias singapore, setelah beberapa hari hunting, melototi berbagai sumber informasi, dan mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya kuputuskan untuk langsung ke webnya AA, secara dari awal pingin punya pengalaman terbang bersama AA dan ikut apresiasi terhadap kesuksesan bosnya tony fernandez dalam membangun maskapainya, singkat cerita akhirnya terbookinglah JOG-SIN PP., ya sejujurnya agak sedikit gelo, coz hari sebelumnya bisa dapat harga yg lebih murah, tapi fine untuk pengalaman :)

sambil haraap-harap cemas akankah garuda muda bisa lolos semifinal seagames, coz berdasar itenary yg aq susun bisa dapat mendukung langsung di stadion semifinal serta final, setelah kemenangan dari kamboja dan philipina, akhirnya mulailah hunting hotel, setelah searching akhirnya kuputuskan melalui agoda.com mbooking hostel yg dekat stadion national singapura untuk satu malem, kenapa hanya semalam coz ada rencana stelah pertandingan akan dilanjutkan dengan trip ke kuala lumpur, if gak jadipun tak pikir bisa extend hotel tersebut.

tibalah hari tersebut tiba, dengan perasaan yang nano-nano, coz kerjaan belum klar, blum sempet packing,dsb,stelah semuanya klar, menjelang pukul 23.00 akhirnya pulang kantor, n tambah deg-degan lagi motornya mogok pulak....semakin horror aza, akhirna kutelpon teman untuk menjemput ke kantor dilanjut ke kost untuk mandi n packing, dan langsung ke stasiun coz waktunya smakin mepet, detik terus berjalan, mandi + packing kilat dengan membawa 3 baju ganti, dsb, akhirnya langsung ciao ke stasiun....n trala KTP rupanya tertinggal di kost, ya udahlah dengan menggunakan sim akhirnya diperbolehkan naik kereta api tut tut..

pukul 04:00 kereta tiba di stasiun tugu, n nyari ojek lanjut ke bandara, betapa kagetnya bandara masih tutup n sepi, padahal aq check boarding udah dibuka 3 jam sebelum terbang, padahal pesawatku terbang pukul 7:30-an, ya wislah sambil menunggu kuamati aza lalu lalang para penumpang, coz ini kali pertama terbang sendirian, stelah counter buka akhirnya ikut mengantri, n stelah dapat boarding pass pun menunggu mayan lama coz rupanya pintu untuk penerbangan internasional baru buka pukul 07:00,

stelah proses imigrasi, dimulailah perjalanan sunyi yang ketempuh sendiri ...( eh halah malah nyanyi lagunya letto),singkat cerita terbanglah AA menuju bandara changi, y dengan pelayanan yang ok dan makanan yang enak (harusnya dapet diskon ni kalo pesen online dulu ok next trip lah insya allah :))
setelah perjalanan kurang lebih 2 jam akhirnya tibalah di changi airport singapore, terminal 3, stelah mengikuti berbagai petunjuk yang cukup informatif dan disambung dengan skytrain menuju terminal 1 untuk menuju kota,n diluar dugaan jebolno bandara changi cukup luas sekali n jam tanganku menunjukan udah pukul 11:00 lebih, padahal target destinasi pertama ialah Jum'atan di Masjid sultan, otomatis jantung kembali berdetak cepat, n ditambah dipos imigrasi, di minta balik lagi coz di kartu imigrasi belum diisi lengkap,  akhirnya stelah ta isi lengkap sesuai pentunjuk ibu petugas imigrasi, akhirnya dimulailah ngebolang di singapura, tujuan pertama ialah menacari stasiun MRT, setelah nanya petugas diloket maksudnya mau beli ez link, tapi berhubung aq salah ngomong MRT, akhirnya ditunjukan ke mesin Tiket MRT, dengan di bantu ibu petugas, n di briefing singkat bagaimana cara penggunaan kartu n isi ulangnya, mulailah menuju destinasi pertama MAsjid sultan, n dipilihlah stasiun bugis, ta liat dijam tanganku kembali waktu udah menunjukan jam 12:00 WS (waktu singapura) spanjang perjalanan melawati beberapa masjid koq masih sepi, apakah jum'atan udah selesai, dengan rasa penasaran yang terpendam, akhirnya tiba di stasiun BUGIS,dengan mengikuti kebanyakan penumpang, akhirnya sampailah di pintu keluar yakni  BUGIS JUNCTION ( baru tahu stelah itu jebolno pintu keluar MRT itu macem2 tergantung tujuan qta),

dengan kepercayaan diri yang tinggi coz udah download peta singapura di androidku, kucarilah letak masjid tersebut, namun apa daya kemampuanku membaca peta seakan-akan hilang begitu saja,hingga keliling bugis junction sebanyak 3 x, dalam hatiku apakah aq kena oyot mimang ki muter-muter diseputaran itu, padahal menurut info katanya gak jauh dari bugis, ya hikmahnya akhirnya bisa mengetahui Singapore National Library n Bugis street yang termasyhur sbagai tempat belanja murah meriah, akhirnya kuputuskan kembali ke bugis junction dan k
embali mencari, stelah kembali n jam tanganku menunjukan pukul 13:00, dengan perasaan hampir putus asa mungkin telah tertinggal jum"ataanya, eh tiba-tiba kulihat ada beberapa bapak-bapak pakai sarung di seberang sana menuju ke suatu arah , akhirnya ku ikuti arah bapak2 tersebut dan benar setelah jalan kurang lebih 200 m, terlihat kubah masjid sultan, syukur alhamdulillah akhirnya misi pertama has completed.

masjid sultan mempunyai sejarah yang cukup panjang semenjak singapura belum merdeka dan didirikan oleh keturunan indonesia (jawa, bugis dsb). dan merupakan desnitasi utama para wisatawan , untuk lebih jelasnya bisa klik disini, yg menarik sholat jum'at di masjid sultan dibeberapa sudut ada layar LED, yang menampilkan transkrip khotbah jum'at dalam bahasa inggris/melayu, dan bagi penyandang disabiltas or para renta yang tidak mampu berdiri disediakan jajaran kursi sehingga dapat beribadat bersama.


setelah selasai sholat jum'at, keluar masjid langsung disuguhi suasana perkampungan kuno khas melayu dan arab yang terawat dengan baik dan dikenal sebagai kampung Glam, setelah menyelusuri jl. bussarah, muscat, bagdad, arab street dsb... akhirnya melanjutkan misi berikutnya ialah check-in hostel yang telah dipesan sebelumnya, dan kuliat di peta jalan tersebut tinggal lurus saja dari masjid dan aq pikir gag terlalu jauh, tapi dalam kenyataan cukup jauh juga, coz kesalahanku diawal aq gak memperhatikan hostel itu harus ditempuh pake apa, apabila mrt turun dmna, n bus turun di halte mana? setelah berpeluh keringat akhirnya ketemukan hostel tersebut untungnya hostel tersebut aksesnya mudah yang membuat sedih dibelakang hostel tersebut ada stasiun MRT Kallang (kenapa tadi gak naik  MRT....),

stelah checkin , akhirnya istirahat dan tidur,yup ini kali pertama pengalaman tidur dihostel dengan model dorminatory yang satu kamar berisi 8 orang yang smuanya hampir tidak kukenal..hehehe, tapi worth it juga coz pelayanan ramah, bersih, dan yang terpenting free wifi.

stelah istirahat, cukup, n menjelang malam, misi berikutnya ialah nonton semifinal seagames untuk cabor bulutangkis, dan dari hostel sebenarnya jalan kaki bisa ditempuh dalam 15-30 menit, namun berhubung udah demikian capeknya, dan rupanya aq gak bawa colokan charger 3 kaki, n baterei bb, android udah hampir habis, akhirnya kuputuskan untuk mencari charger itu biar tetap eksis hehehe, sebenarnya tadi setelah jum'atan di bussarah st, udah beli colokan kaki tiga, tapi stelah ta chek dihostel keluarnya rupanya USB, otomatis chargerku gak bisa kepake, ya wis lah akhirnya dengan naik MRT menuju Bugis street, coz yg kutahu disana kemungkinan ada yang jual charger or minimal kabel data, dan daerah itu satu2nya yang aq kuasai,

ya stelah seharian belum makan,n perut sudah mulai keroncongan, sekilas tadi dibeberapa warung,resto yang aq lewati rata-rata harganya SGD 5-10 bener-bener membuat mengkerut keningku, n membuatku tidak berani untuk beli makanan, dan berharap ada angkringan atau sejenisnya, namun tidak pula ketemukan, akhirnya kuputuskan beli burger di McD seharga SGD 2, ,namun dasar goodaan counter Teh Taiwan akhirnya kubeli juga teh itu seharga SGD 3,5....dalam hati niatnya ngirit malah ngorot......


,




Thursday, November 06, 2014

LE GRANDE VOYAGE (3)

..........Setelah lebih kurang 3 hari, menikmati ibadah di Masjid Nabawi dan suasana nyaman kota Madinah, tibalah hari yang ditunggu-tunggu setelah sholat dhuhur menjelang ashar para jamaah berkumpul dan menyiapkan diri baik secara fisik dan mental guna menjalani ibadah umroh, sebagaimana diketahui, rukun umrah dimulai dari Miqat, kemudian dilanjutkan thowaf, sai, dan tahalul, dilaksanakan dengan tertib,

diawali dengan berihram, kemudian miqot di masjid Bir Ali Madinah, sembari berniat, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Mekkah al Mukaramah, sepanjang perjalanan kalimat talbiyah :'  لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ " ( Labbaik Allah humma labbaik, Labbaik la sharika laka labbaik, Innal hamda Wan-ni'mata, Laka walmulk, Laa sharika lak ) dikumandangkan, menjelang tengah malam, akhirnya tiba di Kota Mekah, di kejauhan  terlihat menara abraj al bait kumadang talbiyah semakin syahdu dan menggetarkan hati, 

stelah transit dan makan malam sejenak di hotel, di lanjutkan jalan kaki menuju masjdill haram, langkah demi langkah sampailah ke depan kakbah rasa haru tak kuasa terbendung, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengijinkan kita menjadi tamunya, stelah shalat isya, dilanjutkan rukun berikutnya yakni thawaf, mengililingi kakbah sebanyak 7 kali, bersama-sama derap langkah ribuan jamaah dari berbagai negara, warna kulit, suku dan ras, seraya berdoa dan bermunajat untuk keselamatan di dunia, akhirat dan dijauhkan dari api neraka, selesai thawaf langsung dilanjutkan dengan sa'i berjalan/berlari-lari kecil dari bukit shaffa menuju marwah bolak-balik sebanyak 7 kali, sembari mengenang perjuangan dan pengorbanan seorang ibu ( siti hajar) untuk mencari air guna menghilangkan dahaga nabi Ismail  AS, dalam ibadah sa'i  mengandung pengertian memohon pertolongan kepada Allah dalam menghadapi kesulitan, dan memohon ampunan dari seluruh perbuatan dosa. Karena, pada tempat itu Allah telah menghilangkan kesusahan yang menimpa siti Hajar dan putranya Ismail dan akhirnya tahahul (memotong rambut sebagian) menandai akhir selesainya ibadah umrah. para jamaah sebagian pulang ke hotel dan sebagian besar lainya menanti  shubuh sembari berdizkir, bermunajat, di masjidil haram,

hari kedua  untuk mengisi waktu luang waktu dhuha hingga menjelang dhuhur, aq putuskan untuk mengekplorasi lingkungan masjidil haram dimaksudkan agar  tidak tersesat ketika mencari jalan pulang ke penginapan) selain beribadah dan beitikaf di dalam masjidil haram, ditengah syahdunya menatap kakbah, aq dan kakeku bertemu dengan ibu2 dari Indonesia yang menawari untuk mencium Hajar aswad (Batu Hitam yang disimpan/ditempel di Kakbah) , tanpa pikir panjang kami mngiyakaan ajakan tersebut,ya itung-itug ada teman sebangsa seperjuangan untuk usaha tersebut, betapa kagetna diriku melihat ibu tersebut dibantu dengan 2 pemuda berhasil menembus jamaah thawaf dan kerumunan orang-orang yang sedang antri mencium hajar aswad tersebut, stelah kakekku berhasil menciumnya, aq mundur setelah mendekatinya, ibu itu bertanya kenapa mas, koq beingsut mundur?  jawabanqu dalam hati, kalo cara sedemikian, maka alangkah baiknya aq mengurungkan niat untuk mencium hajar aswad, y hal ini dikarena dalam perjuangan menyentuh hajar aswad, aq melihat seorang ibu paruh baya dari Turki roboh akibat disikut ama ibu tersebut, rupanya ibu dan 2 pemuda ersebut berperan sebagai vooridjer, dan benar saja setelah selesai ibu itu mendekati kakeku dan meminta imbalan atas jasanya, oleh kakeku di kasih 1 riyal, dan ibu tersebut complaint kepada, mosok jasanya hanya dihargai 1 riyal, trus aq bertanya lha mintanna berapa/ ibu tersebut menjawab "dihadapan kakbah mana mungkin kami minta imbalan, kami minta seikhlasnya', setelah aq tegaskan kembali ibu tersebut tidak menyebut angka, ya sudahlah aq kasih beberapa keping riyal, dan  dan ibu tersebut tetap ngedumel dan akhirnya aq dan kakeku meninggalkanya...


sorenya, dijadwalkan oleh biro, untuk melaksanakan Umrah ke 2 sifatnya sunnah bisa diikuti jemaah atau tidak, dan mengambil miqot di Tan'im, setelah menajlankan rangkaian rukun umrah, dilanjutkan istirahat, dan setelah tengah malam di lanjutkan dengan ibadah qiyamul lail di Hijr Ismail, dan ibadah lainya hingga shubuh,

hari ketiga pagi hari dimanfaatkan bersama rombongan untuk mengeksplorasi lingkungan masjidil haram dengan berjalan kaki mengunjungi jabal qubesh ( tempat dimana para lelehur qta berdoa mengundang anak cucunya untuk hadir ke tanah suci , meski tempat tersebut sekarang menjadi Hotel untuk tamu kerajaaan), berikutnya mengunjungi pula tempat lahir rosullullah pada masa lampau, dan saat ini dirubah menjadi Perpustakaan Masjid Haram, ditepat ini kalo beruntung akan mendapatkan buku-buku tafsir al'quran berbahasa indonesia,  kemudian pula melihat bekas pasar seng yang termasyhur bagi kalangan jamaah haji indonesia untuk belanja di masa lampau, dan di akhiri berziarah ke makam Ma'la tempat bersemayam khadijah dan jamaah haji yang wafat di Mekah, kemudian dengan menyewa taxi pulang kembali ke penginapan dan persiapan sholat dhuhur berjamaah, dan dilanjutkan kegiatan rutin lainnya seperti shalat fardhu berjamaah, qiyamul lail, sholat di hijr ismail, tlawah dan i;tikaf di masjidil haram yang pahalanya 100.000  kali lipat, masya allah keren bingits to :)

hari keempat setelah sarapan pagi,, jamaah bersiap untuk melaksanakan umrah ke 3 ,  sembari city tour kota mekah  dan sekitarnya seperti mengunjungi jabal tsur ( tempat di mana pertologan Allah SWT diberikan rosullullah dan sahabat bersembunyi dari kepungan dan kekejaman kaum kafir quraisy sebelum Hijrah ke Madinah dengan menutup lubang gua dengan jaring laba-laba dan sarang burung merpati), kemudian menapak tilasi perjalanan haji melalui padang Arafah dan Jabal Rahmah ( bukit dengan monumen untuk mengenang pertemuan adam dan hawa setelah turun dari surga), setelah puas mendaki dan melihat pemadangan padang arafah yang indah) dilanjutkan perjalanan menuju tempat miqod di Ji'ronah melawati Musdalifah, dan Minna ( tempat lempar jumrah) serta Jabal Nur ( tempat dimana rosullullah menerima wahyu pertama dari Allah SWT),


hari kelima tak terasa telah empat hari sudah berada di mekah , tibalah saatnya untuk kembali ke tanah air, setelah shalat shubuh dilanjutkan dengan Thawaf wa'da ( thawaf perpisahan), dengan perasaan yang penuh haru dan bertanya mengapa waktu cepat berlalu padahal perasaan ingin tinggal lebih lama, menikmati indahnya beribadah dan suasana  kakbah dan masjidil haram, sembari berdoa smoga dapat kembali suatu saat nanti menjalankan rukun wajib kelima ibadah haji dan umrah, kemudian stelah selsai ddillanjutkan sarapan pagi dan berkemas, menuju bandara King abdul aziz Jeddah, sembari city tour  Jeddah seperti mengunjungi makam ibunda hawa, serta pasar al walad/qornish dan masjid apung dan laut merah.


sekedar catatan :
  • mengingat ibadah umrah, thawaf dan sai memerlukan fisik yang baik dan prima, mutlak untuk menjaga kesehatan selama di madinah maupun di mekah
  • meskipun Mekah dan Madinah merupakan kota suci, wajib untuk menjaga diri, mengingat kejahatan dapat terjadi seperti pernjambretan dsb, termasuk untuk jamaah perempuan hendaknya selalu bersama rombongan atau muhrimnya.
  • mengingat crawdidnya area Masjidil Haram maupun Nabawi, alangkah baiknya mengenal lingkungan sekitar minimal mengetahui rute, pintu keluar, nama tempat menginap dsb,atau landmark tertentu sebagai pedoman agar tidak tersesat.
  • dan tetap meluruskan niat dan iman untuk senantiasa lillahi ta'ala agar ibadah dilaksanakan dengan lancar, tertib dan smoga mendapat title mabrur
ucapan syukur dan terima kasih ,untuk bpk H ustadz Luthfi, alm KH Abdul Ghofur dan para pemimbing Biro haji dan umrah Azka yang telah memberikan layanan dengan baik dan prima serta keluarga, sahabat dan jamaah umrah periode januari 2013, yang telah memberikan warna dan pengalaman berharga  smoga ukhuwah di jalan allah SWT tetap terjalin.

* tulisan ini tidak bermaksud u/ riya, bukan pula sebagai ekstasi berkunjung ke tanah suci,  hanya sekedar berbagi pengalaman sebagai pengingat dan penguat hati, smoga suatu saat nanti kembali ke tanah suci
*  http://iwanlaksana.tumblr.com/

Monday, November 04, 2013

LE GRAND VOYAGE (2)

...............Singkat cerita tibalah hari yang ditunggu-tunggu, dengan perasaan yang campur aduk, coz kali pertama naik pesawat terbang, kali pertama ke Luar Negeri, dan impian ke Baitullah tinggal selangkah lagi..:), diawali dengan upacara yang sederhana dan hikmat di sebuah mesjid desa, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Jakarta, setelah bermalam dan dijamu oleh pemilik tour travel, pagi hari dilanjutkan ke Bandara Soetta, , dan berkumpul dengan jamaah dari daerah lainnya, setelah mendapat boarding pass akhirnya seluruh rombongan naik kedalam pesawat, dan  menjelang take off, perasaan yang tadinya senang dan gembira, berubah menjadi dag dig dug, karena ada pengumuman pesawat mengalami kerusakan mesin, sehingga mengalami penundaan keberangkatan, setelah menunggu hampir 1 jam, para jamaah diminta turun dari pesawat, dan berhubung bertepatan dengan waktu makan siang dan sholat dhuhur, pihak maskapai memberikan kompensasi berupa makan siang, 

Setelah menunggu hampir 4 jam lebih, akhirnya para jamaah kembali ke pesawat, dan pesawat pun akhir nya Take off, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 9 jam, menjelang dini hari tepat mendarat di Bandara King Abdul Azis, Jeddah dengan lancar dan syukur alhamdulillah selamat, setelah menyelesaikan urusan imigrasi akhirnya di lanjutkan perjalanan menuju Medinah, dengan menggunakan Bus Ekslusif yang sangat nyaman, perjalanan sepanjang +/- 450 km,  ditempuh sekitar +/- 6 jam, dengan view pemandangan dimalam hari berupa bentangan perbukitan "tandus' dsb dan sesekali melawati deretan lampu neon yang baru aq tahu kemudian jebolno POM Bensin, sempat mampir sebentar di Pom Bensin untuk istirahat, sholat, dsb, ketika turun dari bus, udara dingin dan angin gurun benar-benar menusuk tulang karena suhu di luar  hampir mencapai 8 derajat celcius.

Menjelang subuh akhirnya masuk ke gerbang kota Medinah, dan berhenti sejenak di Masjid Bir Ali untuk melaksanakan sholat shubuh, dan kemudian dilanjutkan menuju madinah al munnawaroh, menit demi menit akhirnya Masjid Nabawi terlihat megah, dan Bus pun berhenti di hotel/apartemen dimana qta menginap, setelah pembagian kamar, sarapan, istirahat sejenak, kemudian sebagian dari Jam'aah langsung ke Masjid Nabawi...uluk salam dumateng rosulullah/nabi Muhammad SAW....sekaligus sholat dhuhur Berjamaah di Masjid tersebut, yang menurut riwayat pahalanya 1000 kali lipat dibanding sholat berjamaah di masjid lain., dan salah satu tujuan utama di Masjid nabawi selain di dalam kompleks tersebut terdapat makam rosullullah dan para sahabat juga terdapat "RAUDHAH" (taman surga) yang terletak antara makam/rumah rosul dan mimbar rosul, dan dipercaya sebagai tempat yang di ijabah segala doa yang kita panjatkan, sehingga untuk beribadah di area tersebut tak jarang harus antri, dan relatif berdesak-desakan dengan jamaah lain dari berbagai negara lainnya, bahkan khusus untuk perempuan terdepat waktu-waktu khusus untuk ke area tersebut (seperti setelah sholat isya atau sholat

shubuh) , sedangkan untuk jamaah lelaki relatif bebas.

Selama di Madinah, selain jadwal sholat berjamaah di masjid nabawi, juga diselenggarakan tur ketempat-tempat bersejarah diantaranya ; makam Baqi, Masjid Quba (masjid yang kali pertama di bangun oleh Baginda rosul), Masjid Qiblatain ( Masjid dimana ditetapkannya perubahan arah qiblat dari awalnya ke masjidil aqso ke Masjidil Haram), Jabal Uhud (tempat terjadinya perang Uhud, antara kaum muslimin dengan kaum kafir, dan menyebabkan 70 orang menjadi syuhada) , selain juga ketempat belanja seperti kebun kurma, dan pasar kurma.

Bersambung........

 beberapa photo dapat di akses di : http://iwanlaksana.tumblr.com


Thursday, August 29, 2013

LE GRAND VOYAGE (1)


Le grande voyage ...ya...judul tersebut di adaptasi dari sebuah film karya Ismail Faroukhi yang menceritakan perjuangan seorang ayah dan anak berbeda generasi mengarungi ribuan kilometer menuju ke Baitullah..:),

yup Baitullah adalah impian dan cita-cita bagi setiap muslim di seluruh dunia, namun keputusan untuk mewujudkan hal tersebut biasanya tidak mudah, selain butuh pengorbaan dan biaya yang tidak sedikit, namun dengan diiringi niat dan tekad impian dan cita-cita tersebut tentunya bukannya impian kosong,

jadi teringat sebuah riwayat disebutkan bahwa setidaknya ALLAH SWT memanggil diri kita setidaknya tiga kali; diantaranya :

1). Panggilan pertama adalah Adzan,
adzan adalah panggilan Allah SWT yang pertama, panggilannya sangat jelas terdengar dan kuat di telinga kita, bahkan 5-6 kali setiap harinya kita mendengarnya dan ketika kita sholat sesungguhnya kita menjawab panggilan tersebut, dan respon Allah SWT akan jawaban panggilan tersebutpun masih flexible, kadang kita terlambat memenuhinya, bahkan terkadang tidak shalat sama sekali karena malas dan sibuk, Allah SWT tidak marah dengan seketika, Dia masih memberikan rahmatNya dan masih menganugerahkan kebagian bagi umatNya untuk yang memenuhi panggilan adzan maupun tidak, Allah SWT hanya akan menghitung/ dan membalasNya di akhirat kelak 


2). Panggilan yang kedua adalah Panggilan Umrah/Haji
Panggilan ini bersifat halus , sifat halusnya terkadang sampai kita tidak merasa, padahal secara materi maupun immaterial tergolong mampu dan sifatnya juga "bergiliran",  Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain, Jalan nyapun bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakan dan terkabul.

Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah SWT tersebut



3). Dan panggilan ke-3', 'adalah KEMATIAN.
Panggilan  yang ketiga kita tidak bisa mengelak apabila pada saatnya tiba dan hanya di mampu di jawab dengan ibadah dan amal kita., Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. ..

kembali ke Laptop... , syukur alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberikan anugerah dan rahmatnya kepada setiap mahluknya, yup sebagaimana riwayat tersebut Panggilan kedua tersebut sangatlah halus, pada awalnya hampir sama sekali tidak terpikirkan untuk membuat keputusan tersebut, namun ibunda yang beberapa bulan sebelumnya telah menjalankan umroh, mencoba menyakinkanku untuk ikut Umroh pada bulan januari 2013 kebetulan ada beberapa tetangga dan sanak family juga ikut berangkat sehingga lumayan ramai, dan itung-itung juga sebagai ucapan dan upaya syukur atas anurgerah dan rahmat dari yang maha Kuasa atas nikmat yang diberikan slama ini, respon awalnya hanya sambil lalu ya karena dari sisi materi masih belum cukup, dan mengingat waktunya juga mepet, namun setelah sehari semalam mencoba merenung dan memikirkan informasi tersebut, bukankah itu kesempatan dan moment bagus untuk mewujudkan impian sedari dulu ke baitullah, dan keliling dunia :), 

yup dengan restu ibunda dan bondo nekat (bonek), akhirnya kutemui alm kyai yang akan membimbing umroh tentang persyaratan apa saja yang harus dipenuhi, dan mengingat tengat waktu yang mepet sehingga harus segera  mengurus dokumen imigrasi seperti paspor dan visa yang tentunya membutuhkan waktu, so beliau menyarankan agar segera buat paspor, apabila paspornya selesai lebih cepat lebih baik, apabila tidak bisa jadi diundur waktu pemberangkatanya (baca: tidak bareng rombongan).



mengingat tenggat waktu yang demikian mepet dan aq bertekad untuk tidak izin atau cuti dari kerjaan, akhirnya ku kumpulkan informasi dan browsing, serta juga observasi langsung di Kanim Semarang, yang kebetulan hari tersebut ada tugas yang lokasinya tidak jauh dari kantor tersebut, stelah observasi langsung dan melihat antrian yang sedemikian panjang, akhirnya kuputuskan membuat paspor secara online sebagai plan B, dan saat itu juga aplikasi kukirimkan dan ditujukan ke KANIM II Pemalang, dengan pertimbangan jarak tempuh dan masa tempuh yang relatif tidak jauh dari tempat kerja dan daerah asal sehingga kalau ada hal-hal yang kurang dapat segera di selesaikan, ( baca juga : http://ielarianto.blogspot.com/2013/01/siapa-bilang-ngurus-paspor-itu-sulit.html )

BERSAMBUNG.........

link :